MINGGU 08 ยท SESI FISIK 2

PRAKTEK 2: OTA, Review Response & Konten (Roleplay)

โฑ๏ธ 120 mnt๐ŸŽฏ SLS-02, SLS-03, SLS-04, SLS-05โญ Level 1
๐ŸŽฏ Misi kamu: Mendemonstrasikan update OTA extranet, membalas review sesuai brand voice, dan membuat 1 konten sosmed lengkap dengan foto/video HP โ€” dinilai langsung oleh assessor dengan rubrik S4 skala 1โ€“4. Ini bukan ujian hafalan W05โ€“W07: assessor menilai apa yang benar-benar kamu LAKUKAN di bawah tekanan waktu nyata, bukan apa yang bisa kamu jelaskan di kertas.
๐Ÿงณ

Sebelum sesi: apa yang perlu kamu kuasai

Sesi fisik ini menguji ulang tiga minggu materi mini sekaligus โ€” bukan materi baru. Kalau ada bagian yang masih ragu, ulang dulu sebelum datang:

๐Ÿ—“๏ธ

Agenda sesi fisik (120 menit)

๐Ÿ“‹

Skala penilaian

Skor 1โ€“4 (deskriptif): 1 = Gagal/tidak aman ยท 2 = Perlu arahan ยท 3 = Kompeten mandiri ยท 4 = Patut dicontoh
Komentar tertulis assessor WAJIB untuk skor 1, 2, dan 4. Kriteria bertanda GERBANG = integritas informasi: skor 1 pada kriteria ini menggagalkan keseluruhan penilaian, walau kriteria lain tinggi.

Kenapa integritas informasi jadi gerbang, bukan sekadar satu dari lima kriteria? Karena kesalahan pada empat kriteria lain paling banter menurunkan kualitas hasil kerja โ€” tapi kesalahan pada kriteria #1 (memalsukan/menghapus review, melanggar izin foto tamu, atau salah info rate/kamar ke tamu) merusak kepercayaan tamu dan mitra OTA secara langsung, dan bisa berdampak hukum/reputasi jangka panjang. Skor 4 di kriteria lain tidak bisa "menutupi" skor 1 di kriteria gerbang โ€” logika ini sama dengan rubrik praktek faculty lain di Hotel University.

#Kriteria1234SkorKomentar*
1 ยท GERBANG Integritas informasi (rate, review, foto) โ€” tidak memalsukan/menghapus review, tidak melanggar izin & privasi foto tamu, tidak misrepresent rate/kamar Memalsukan/menghapus review, atau memotret/mengunggah tanpa izin tamu, atau sengaja salah info rate/kamar Ragu-ragu soal batas izin/privasi, perlu diingatkan assessor sebelum bertindak Konsisten jujur & minta izin tanpa diminta, sesuai SOP Proaktif mengedukasi rekan lain soal integritas info & privasi tamu
2 Ketepatan update OTA extranet: rate, allotment, stop-sell, rate parity Salah input rate/allotment, tidak cek parity Benar tapi lambat/butuh dituntun Benar, tepat, mandiri Cepat, mandiri, sekaligus cek parity proaktif
3 Kualitas balasan review (brand voice, empati, tindak lanjut) Template kaku/defensif/menyalahkan tamu Sopan tapi generik, kurang personal Personal, empatik, sesuai brand voice Personal, solutif, jadi contoh nada brand
4 Kualitas konten (komposisi/cahaya foto atau video HP) & caption Gelap/blur/komposisi buruk, caption asal Layak tayang tapi perlu revisi kecil Komposisi & cahaya baik, caption sesuai brand voice Siap pakai promosi, kualitas di atas standar
5 Komunikasi & koordinasi lintas fungsi (lapor Revenue/FO/Engineering saat perlu) Tidak melapor saat menemukan masalah Melapor tapi tidak lengkap/lambat Melapor tepat waktu & jelas Melapor + memberi rekomendasi tindak lanjut

*Komentar wajib diisi assessor untuk skor 1, 2, dan 4. Lulus: rata-rata skor โ‰ฅ3 DAN tidak ada skor 1 di kriteria gerbang (#1). Hasil direkam di form assessor app (hash + timestamp).

๐Ÿšซ GERBANG INTEGRITAS INFORMASISkor 1 di kriteria #1 (memalsukan/menghapus review, melanggar izin & privasi foto tamu, atau misrepresent rate/kamar) membuat seluruh penilaian gagal โ€” walau kriteria lain bernilai tinggi. Kejujuran ke tamu dan mitra OTA tidak bisa dikompensasi oleh skill teknis.
๐ŸŒ

Skenario Sanggraloka: contoh yang dinilai assessor

Salah satu kelompok kebagian skenario ini: seorang "trainer" berperan sebagai Sales Coordinator yang terburu-buru dan berkata "review dari akun mencurigakan ini ganggu banget, hapus aja lewat admin biar cepat" โ€” padahal review itu seharusnya dilaporkan lewat mekanisme resmi platform, bukan dihapus sendiri. Peserta yang menuruti permintaan itu langsung kena skor 1 di kriteria gerbang (#1), walau seluruh bagian lain sesinya sempurna. Di bagian praktek konten, seorang "tamu" simulasi (tamu Perancis, diperankan sesama peserta) awalnya setuju difoto lalu di tengah sesi bilang "aktually, saya tidak nyaman wajah saya terlihat" โ€” peserta yang tetap melanjutkan mengunggah tanpa menyesuaikan otomatis kena skor 1 juga. Di bagian extranet, satu kelompok sengaja diberi data rate yang salah oleh assessor tanpa pemberitahuan โ€” peserta yang mengetik ulang tanpa mengecek silang ke kalender revenue kehilangan poin besar di kriteria #2. Inilah kenapa sesi fisik ini menguji kebiasaan, bukan hafalan: kamu tidak tahu skenario mana yang mengandung jebakan sampai kamu benar-benar menjalankannya.

๐Ÿ’ผ

Nyambung ke jobdesk & KPI kamu

Sesi ini bukan cuma syarat administratif โ€” ini simulasi paling dekat dengan shift sungguhan sebagai Reservation & E-commerce Officer. Kriteria gerbang (#1) di rubrik ini persis mencerminkan KPI "akurasi reservasi (deposit, amandemen, no-show tercatat)" (target 100%, bobot 20%) di jobdesk SLS-ECOM-01; kriteria #2 (extranet) dan #3 (review) mencerminkan tugas harian #2 dan #4 di jobdesk yang sama; kriteria #4 (konten) menopang engagement konten sosial media (bobot 15%) di scorecard departemen, bagian dari pilar Brand Recognition (30%). Lulus sesi fisik ini dengan skor tinggi bukan cuma soal lulus course โ€” itu bukti awal bahwa kamu siap dipercaya memegang extranet, akun review, dan akun sosmed resort tanpa supervisi ketat.

โญ INGAT SATU INI AJASesi fisik = bukti bisa menjalankan OTA, review, dan konten dengan jujur di bawah tekanan waktu nyata โ€” bukan sekadar tahu teorinya.
SESI FISIK ๐ŸคScan QR kehadiran di lokasiDinilai langsung oleh trainer โ€” +150 XP

SLS-L1-W08 ยท Hotel University Sanggraloka ยท v2.1
Disusun lensa 3 pakar: Sales Manager (revenue & reputasi) ร— dosen hospitality digital ร— review reservation officer Gen Z