LO1 โ Mengelola bin card & minimum stock tiap item di store
LO2 โ Melakukan stock opname sesuai prosedur hitung fisik
LO3 โ Menerapkan FIFO dan mencegah selisih stok
๐๏ธ
Bin card & minimum stock (LO1)
Bin card adalah kartu (fisik/digital di HotelCrew) yang menempel di setiap rak/bin, mencatat pergerakan barang secara real-time. Ini bukan sekadar arsip โ bin card adalah satu-satunya sumber kebenaran yang dibaca saat stock opname.
Setiap barang masuk (dari receiving) & keluar (requisition outlet) WAJIB dicatat di bin card saat itu juga โ sejalan dengan standar Receiving mencatat & mendistribusikan barang maksimal 2 jam sejak diterima
Setiap item punya minimum stock, ditetapkan Store/FC berdasarkan kecepatan pemakaian & waktu kirim vendor โ bukan perkiraan staf shift (angka pasti per item: [ANGKA: ditetapkan Store Manager/FC])
Saat stok mendekati minimum, segera buat PR reorder โ jangan tunggu sampai habis total
Bin card yang tidak update saat itu juga adalah penyebab utama selisih stok saat opname โ kebanyakan kasus selisih ternyata salah catat, bukan kehilangan barang
๐
FIFO: First In, First Out (LO3)
Prinsip FIFO wajib di semua store Sanggraloka, terutama bahan Kitchen & F&B yang punya masa simpan โ termasuk hasil farm organik on-site yang dipakai Meditera Restaurant untuk sajian farm-to-table.
Barang yang datang lebih dulu diletakkan di depan/atas, dan dikeluarkan/dipakai lebih dulu
Barang baru datang diletakkan di belakang/bawah barang lama โ jangan ditumpuk asal demi kepraktisan
Beri label tanggal terima di tiap batch agar mudah dicek urutan
Abaikan FIFO = risiko barang lama kedaluwarsa duluan sementara barang baru terpakai โ pemborosan bahan segar dan bertentangan dengan Palemahan (harmoni dengan alam), nilai yang justru melekat di filosofi farm-to-table Sanggraloka
Hitung barang di rak satu per satu, jangan mengira-ngira dari catatan bin card
3. Bandingkan
Cocokkan hasil hitung fisik vs catatan sistem/bin card
4. Selisih
Jika ada selisih, telusuri sebabnya (salah catat, rusak, hilang) โ laporkan apa adanya ke atasan/FC
5. Tanda tangan
Hasil opname ditandatangani staf & saksi (double-check), diarsip
Stock opname dilakukan berkala sesuai jadwal store ([ANGKA: jadwal pasti mingguan/bulanan ditetapkan Store Manager/FC]) โ Receiving juga rutin membantu sampling opname bersama Store setiap minggu
Selisih WAJIB dilaporkan apa adanya โ menutupi selisih dengan mengarang angka adalah pelanggaran integritas berat, level yang sama seriusnya dengan pelanggaran integritas kas
Barang rusak/kadaluwarsa dipisahkan & dicatat sebagai write-off resmi, bukan "hilang begitu saja"
๐ต๏ธ
Insight yang jarang disadari staf baru
Bin card yang telat diupdate adalah penyebab #1 selisih stock opname โ dalam banyak kasus, "selisih" ternyata cuma salah catat, bukan barang hilang
Minimum stock bukan angka sembarangan โ ditetapkan berdasarkan kecepatan pemakaian & waktu kirim vendor, bukan feeling staf shift
FIFO paling sering gagal bukan saat barang datang tenang, tapi justru saat staf terburu-buru dan menaruh barang baru di depan demi kecepatan
Write-off resmi untuk barang rusak/kadaluwarsa justru melindungi staf โ angka itu jadi bukti transparan penyebab kehilangan, bukan tanda kelalaian yang disembunyikan
โ ๏ธ
3 kesalahan umum & akibatnya
Menunda update bin card sampai akhir shift/nanti โ jadi sumber selisih yang sulit ditelusuri saat stock opname, padahal kejadiannya bisa dicatat detik itu juga
Menumpuk barang baru di depan barang lama demi kepraktisan โ barang lama kedaluwarsa duluan sementara batch baru terpakai, memicu pemborosan bahan segar farm-to-table
Menutupi selisih stock opname dengan mengarang angka atau menambah barang dari store lain tanpa catatan โ pelanggaran integritas berat, bukan solusi; selisih yang jujur adalah bahan belajar, bukan aib
๐
Skenario Sanggraloka: opname bulanan sebelum reservasi besar
Store menjadwalkan stock opname bulanan, dua hari sebelum reservasi grup tamu Korea besar di Meditera Restaurant. Hasil hitung fisik minyak goreng lebih sedikit 6 botol dari catatan sistem, dan kamu menemukan sekarung tepung sudah lewat tanggal kedaluwarsa di rak paling depan โ padahal batch baru sudah lebih dulu terpakai di belakangnya karena tertumpuk terbalik minggu lalu. Kamu tetap mencatat selisih minyak apa adanya ke Store Manager/FC untuk ditelusuri (bukan menutupinya agar laporan "kelihatan pas" menjelang reservasi besar), memisahkan tepung kedaluwarsa sebagai write-off resmi, dan menata ulang rak sesuai FIFO โ batch lama di depan, batch baru di belakang โ supaya kejadian serupa tidak berulang saat persiapan tamu berikutnya.
๐ผ
Nyambung ke jobdesk & KPI kamu
Real talk: nggak ada tamu yang lihat kamu menata rak atau menghitung botol minyak. Yang dihitung tiap bulan adalah skor-mu, dan disiplin store ini menopang jobdesk FIN-RCV-01 (Receiving) yang rutin membantu opname bersama Store.
Tugas jobdesk yang kamu kuasai di sini: "membantu stock opname sampling bersama Store" (FIN-RCV-01 tugas mingguan #4) dan "mencatat penerimaan barang & meneruskan ke Store/departemen peminta hari itu juga" (FIN-RCV-01 tugas harian #3) โ dasar dari bin card yang akurat
KPI yang terbantu: ketepatan waktu pencatatan & distribusi barang โ target โค2 jam sejak diterima, bobot 20% (FIN-RCV-01); kepatuhan cek kualitas (termasuk penanganan barang rusak/write-off) โ target 100%, bobot 30% (FIN-RCV-01). Di scorecard departemen, seluruh kepatuhan proses purchasing-receiving-store masuk pilar Financial, bobot 10% (ADM-scorecard)
Untung buat kamu: KPI โฅ85 selama 6 bulan + lulus LDR-L1 = syarat naik dari Receiving โ Senior Receiving โ Purchasing Coordinator. Rak yang rapi & catatan yang jujur adalah modal nyata jenjang kariermu
โญ INGAT SATU INI AJABin card yang rapi + FIFO konsisten = stock opname lancar tanpa selisih mengejutkan.