๐ฏ Misi kamu: LO1 โ Menjelaskan perbedaan PKWT/PKWTT, jam kerja & aturan lembur. LO2 โ Menyebutkan hak cuti karyawan sesuai UU Ketenagakerjaan. LO3 โ Mengaitkan aturan tersebut ke praktik sehari-hari di HotelCrew.
๐
PKWT vs PKWTT: kenapa bedanya bukan sekadar administratif
Setiap satu dari 92 karyawan Sanggraloka punya salah satu status ini di kontraknya, dan status itu menentukan hak yang berlaku โ kamu di HR/Admin perlu mengenalinya dengan tepat karena kesalahan baca status = kesalahan hak karyawan.
PKWT (kontrak/waktu tertentu): masa kerja jelas jangka waktunya, cocok untuk staff musiman/trainee/project (mis. tambahan tenaga saat okupansi tinggi). Detail durasi maksimal & aturan perpanjangan diatur UU dan bisa berubah mengikuti regulasi โ tanya FC/HR untuk kepastian angka, jangan menjawab sendiri ke karyawan
PKWTT (tetap/waktu tidak tertentu): tanpa batas waktu, umumnya setelah melewati masa percobaan maksimal 3 bulan (baseline UU Ketenagakerjaan)
Status ini tercatat di profil karyawan HotelCrew โ HR/Admin bertugas memastikan datanya akurat & sinkron, bukan menafsirkan ulang kontrak
Perubahan status (PKWT ke PKWTT) hanya berdasarkan keputusan resmi HR Manager, dicatat lewat surat resmi, bukan lisan
โฐ
Jam kerja, istirahat & lembur: angka resminya
Aspek
Standar Umum (baseline UU)
Jam kerja normal
7 jam/hari, 6 hari/minggu atau 8 jam/hari, 5 hari/minggu โ dua-duanya sama-sama total 40 jam/minggu, disesuaikan penjadwalan shift resort
Istirahat antar jam kerja
Minimal 30 menit setelah bekerja 4 jam terus-menerus
Istirahat mingguan
1 hari untuk pola 6 hari kerja, atau 2 hari untuk pola 5 hari kerja
Lembur
Kerja di luar jam terjadwal, wajib disetujui atasan & tercatat di HotelCrew sebelum dibayarkan
โ ๏ธ Sebagai gambaran umum: pengali upah lembur biasanya berbeda untuk jam pertama vs jam berikutnya, dan berbeda lagi untuk lembur di hari libur/istirahat mingguan. Angka pengali resmi & pengecualiannya bisa berubah mengikuti regulasi pemerintah โ tugasmu sebagai Admin/HR Level 1 adalah mencatat & memverifikasi data lembur di HotelCrew dengan akurat, sementara perhitungan/nominal akhir dan kasus khusus (sengketa, karyawan komplain jumlah) diteruskan ke FC/HR Manager.
๐ฅ SLOT VIDEO โ cara input & verifikasi jam lembur di HotelCrew, direkam trainer HR Sanggraloka
๐ด
Hak cuti sesuai UU Ketenagakerjaan
Cuti tahunan:12 hari kerja per tahun setelah masa kerja 12 bulan berturut-turut โ berlaku untuk PKWT maupun PKWTT, bukan hak eksklusif karyawan tetap
Cuti sakit: dengan surat keterangan dokter, upah tetap dibayar sesuai ketentuan; sakit berkepanjangan punya skema pembayaran bertahap tersendiri โ detail ke FC/HR
Cuti melahirkan: total 3 bulan (1,5 bulan sebelum & 1,5 bulan sesudah perkiraan lahir)
Cuti penting lain (baseline UU): menikah 3 hari, menikahkan/mengkhitankan/membaptiskan anak 2 hari, istri melahirkan/keguguran 2 hari, keluarga inti (istri/suami/anak/orang tua/mertua) meninggal 2 hari, anggota keluarga serumah meninggal 1 hari
Semua pengajuan cuti diinput & disetujui via HotelCrew, bukan lisan ke atasan saja
Detail jumlah hari & syarat setiap jenis cuti tercantum lengkap di Peraturan Perusahaan โ jika ada karyawan bertanya kasus spesifik/di luar kebiasaan, arahkan ke FC/HR Manager agar jawabannya konsisten dan sesuai regulasi terbaru.
๐
3 insight yang sering meleset di lapangan
PKWT dilarang mensyaratkan masa percobaan. Kalau HR tetap mencantumkan klausul "masa percobaan 3 bulan" di kontrak PKWT, klausul itu batal demi hukum dan status kontrak berisiko otomatis dianggap PKWTT โ banyak yang mengira semua kontrak boleh punya probation seperti PKWTT
Cuti tahunan bukan hak eksklusif PKWTT. Karyawan PKWT yang sudah bekerja 12 bulan berturut-turut (termasuk lewat perpanjangan kontrak) tetap berhak 12 hari cuti tahunan yang sama
Lembur hari libur โ lembur hari kerja biasa. Pengali upah lembur di hari libur/istirahat mingguan (termasuk hari besar keagamaan) berbeda dari lembur hari kerja โ jangan disamaratakan saat mencatat, dan jangan menghitung sendiri tanpa rujukan FC/HR
โ ๏ธ
3 kesalahan umum & akibatnya
Mencatat lembur hanya dari klaim staff tanpa verifikasi approval atasan โ berpotensi payroll error dan membuka celah manipulasi jam kerja yang tidak pernah benar-benar disetujui
Mengira status PKWT berarti "tidak berhak" cuti tahunan โ melanggar hak karyawan yang sebenarnya dijamin UU, dan berpotensi jadi sengketa ketenagakerjaan resmi
Menjawab sendiri pertanyaan hukum/pajak berdasarkan perkiraan โ jawaban yang keliru bisa jadi rujukan karyawan saat komplain/sengketa nanti, padahal itu bukan wewenang Admin/HR Level 1
๐
Skenario Sanggraloka: rekrutmen cepat sebelum grup besar tiba
Tiga minggu lagi, 40 tamu grup tur Korea check-in bersamaan dengan beberapa tamu Perancis long-stay yang sudah reserved. Human Capital Manager memintamu membantu proses 5 kontrak untuk staff tambahan F&B selama 10 hari masa event. Kamu menyiapkan draf PKWT (bukan PKWTT) karena jangka waktunya jelas dan kebutuhannya musiman โ dan kamu pastikan draf itu tidak mencantumkan klausul masa percobaan, karena itu memang dilarang untuk PKWT. Selama event berlangsung, seorang staff tetap melapor lembur 2 jam melayani dinner tamu Perancis yang molor โ kamu verifikasi dulu ke Supervisor sebelum mencatatnya resmi di HotelCrew, bukan langsung percaya klaim lisan. Semua langkah ini kelihatan kecil, tapi salah satu saja meleset bisa jadi sengketa ketenagakerjaan atau payroll error di akhir bulan.
๐ผ
Nyambung ke jobdesk & KPI kamu
Real talk: tugasmu hari ini sepertinya "cuma" administrasi kontrak dan cuti โ tapi ini fondasi kepercayaan 92 karyawan ke resort tempat mereka bekerja.
Tugas jobdesk yang kamu kuasai di sini: "mengelola surat & dokumen HR (kontrak PKWT, surat peringatan, cuti/ijin) sesuai SOP filing digital" dan "menjawab pertanyaan karyawan terkait slip gaji, BPJS, dan hak ketenagakerjaan dasar" (HRD-ADM-01). Salah baca status kontrak atau salah info hak cuti = tugas ini gagal walau niatmu membantu.
KPI yang terbantu: data ketenagakerjaan yang akurat menopang rekap & approval absensi tepat waktu (bobot 25%) dan kelengkapan dokumen HR sesuai SOP (bobot 15%) di scorecard HRD-ADM-01; menyelesaikan course University ini masuk indikator training & kompetensi (bobot 10%).
Untung buat kamu: skor bulanan โฅ90 = nominasi Employee of the Month; skor <75 memicu rencana pembinaan (IDP) otomatis. Ketelitian di dokumen ketenagakerjaan adalah modal nyata naik dari Human Capital Admin โ Senior HR Admin โ Human Capital Manager.
โญ INGAT SATU INI AJATugasmu di Level 1 adalah mencatat & memverifikasi data ketenagakerjaan secara akurat di HotelCrew โ bukan menafsirkan hukum sendiri. Kasus spesifik selalu ke FC/HR. Data yang jujur & hak yang dihormati adalah wujud nyata Pawongan โ harmoni antar manusia โ di antara resort dan setiap karyawannya.
ADM-L1-W09 ยท Hotel University Sanggraloka ยท v2.1 Disusun lensa 3 pakar: Human Capital Manager (15 th) ร konsultan ketenagakerjaan hospitality ร review Admin HR Gen Z