๐ฏ Misi kamu: Mendemonstrasikan penyusunan roster adil + delegasi tugas + simulasi KPI review/appraisal di hadapan assessor โ dinilai rubrik S4, gerbang fairness & kerahasiaan data kinerja.
๐๏ธ
Agenda sesi fisik (120 menit)
10' โ pembukaan & pembagian kelompok/data demo oleh assessor
25' โ Studi kasus roster: peserta menyusun roster 1 minggu dari data manning + okupansi + permintaan tukar shift (data demo, bukan data staf asli)
20' โ presentasi roster ke assessor: jelaskan alasan keadilan rotasi & keputusan tukar shift
25' โ Roleplay delegasi: peserta mendelegasikan 1 tugas kompleks ke "staf" (diperankan rekan/assessor) lengkap dengan checklist & follow-up terjadwal
30' โ Roleplay KPI review/appraisal: peserta menyampaikan hasil appraisal berbasis data KPI demo ke "staf", termasuk menyusun IDP bersama
10' โ feedback assessor per peserta & penandatanganan form
๐ฅ SLOT VIDEO โ RESORT
Rekam sesi roleplay KPI review (60โ90 detik highlight) untuk dijadikan contoh training batch berikutnya. Wajah/nama staf demo boleh disamarkan jika menggunakan data internal.
๐ก
3 insight sebelum kamu masuk ruang uji
Assessor tidak hanya menilai HASIL akhir (roster jadi, delegasi selesai, appraisal tersampaikan) โ assessor menilai PROSES: bisakah kamu MENJELASKAN alasan di balik tiap keputusan? Roster yang kebetulan adil tapi tidak bisa kamu jelaskan tetap dapat skor 2, bukan 3
THK-Pawongan bukan slogan pembuka roleplay โ assessor menilainya nyata lewat kriteria "Komunikasi & respect selama roleplay": nada bicara, cara menegur, cara menyampaikan appraisal yang sulit, semuanya bagian dari harmoni antar-manusia yang dinilai lewat rubrik, bukan sekadar kesan umum
Data demo yang dipakai (roster, KPI, profil "staf") sengaja meniru situasi nyata Sanggraloka (mis. rombongan besar tamu Korea, pre-wedding tamu Perancis di Anandam Wedding Chapel) โ bukan supaya kamu menghafal jawaban, tapi supaya kamu terbiasa berpikir dengan konteks nyata, bukan template hafalan
โ ๏ธ
4 kesalahan peserta yang sering menurunkan skor
Roster "kebetulan" adil tapi tidak bisa dijelaskan alasannya ke assessor โ skor 2 (perlu arahan) di kriteria gerbang, bukan 3, meski hasilnya sudah benar
Mendelegasikan tugas ke "staf" tanpa checklist & tenggat jelas, hanya bilang "tolong dikerjakan ya" โ skor rendah di kriteria delegasi & follow-up, karena tidak ada standar hasil yang bisa dicek
Menyampaikan appraisal dari kesan/opini ("kamu kelihatannya kurang niat") alih-alih merujuk data KPI demo yang sudah dibagikan assessor โ skor rendah di kriteria appraisal berbasis bukti, walau nada bicaranya sopan
Nada bicara merendahkan/menghakimi "staf" saat roleplay appraisal atau delegasi (meski keputusannya sendiri benar) โ berisiko skor 1 di kriteria komunikasi & respect, karena fairness/respect adalah gerbang sejak roleplay W04
๐
Gambaran skenario & data demo
Contoh gambaran umum (bukan bocoran soal โ skenario aktual ditentukan assessor hari itu): data demo bisa berupa forecast okupansi rombongan besar tamu Korea, satu pasangan Perancis pre-wedding di Anandam Wedding Chapel, dan profil "staf" (diperankan rekan/assessor) dengan riwayat KPI naik-turun untuk simulasi appraisal. Kamu diminta menyusun roster dari data itu, mendelegasikan 1 tugas kompleks lengkap checklist, lalu menyampaikan appraisal & menyusun IDP โ semuanya dengan alasan yang bisa kamu jelaskan lisan ke assessor, sambil tetap menjaga kerahasiaan data KPI demo tersebut seolah itu data staf sungguhan.
๐
RUBRIK S4 โ Skala 1โ4 (diisi assessor di app)
#
Kriteria
1 Gagal/tak aman
2 Perlu arahan
3 Kompeten
4 Contoh
1
GERBANG: Fairness roster & kerahasiaan data kinerja
Roster pilih kasih terlihat / membagikan data KPI-appraisal ke pihak tak berkepentingan
Adil tapi tidak bisa menjelaskan alasannya; sedikit lengah soal kerahasiaan
Roster adil & terjelaskan; data KPI dijaga rahasia konsisten
Proaktif menjelaskan alasan keadilan & mengingatkan kerahasiaan tanpa diminta
2
Roster: manning vs okupansi
Angka manning tidak sesuai okupansi sama sekali
Mendekati benar, perlu koreksi assessor
Manning sesuai okupansi & kebutuhan operasional
Antisipasi skenario khusus (grup besar/low season) dgn tepat
3
Delegasi & follow-up
Tugas didelegasikan tanpa standar/tenggat jelas
Standar ada tapi checklist tidak lengkap
Checklist jelas + follow-up terjadwal, tanpa micromanage
Delegasi membangun kemampuan staf jangka panjang
4
Appraisal berbasis bukti
Menilai dari kesan/opini tanpa data
Sebagian merujuk data, sebagian masih opini
Konsisten merujuk data KPI/coaching note konkret
Menyampaikan dengan empati & bukti sekaligus mengundang respons staf
5
Penyusunan IDP
Tidak ada rencana pengembangan konkret
Ada rencana tapi generik/tidak spesifik staf
IDP spesifik & disusun bersama staf dgn tenggat check-in
IDP terhubung jelas ke jalur karier/level berikutnya
6
Komunikasi & respect selama roleplay
Nada merendahkan/menghakimi staf
Netral tapi kaku, kurang empati
Hangat, jelas, dan menghormati staf
Membangun kepercayaan staf sekaligus tegas pada standar
*Komentar tertulis assessor WAJIB untuk skor 1, 2, dan 4 (justifikasi nilai). Lulus: rata-rata โฅ3 DAN tidak ada skor 1 di kriteria gerbang (#1). Hasil masuk form assessor app (hash + timestamp).
๐ GERBANG: Fairness dalam roster (tanpa pilih kasih) dan kerahasiaan data kinerja/KPI/appraisal adalah kriteria gerbang. Skor 1 pada kriteria #1 = peserta GAGAL keseluruhan roleplay, walau kriteria lain sempurna. Data demo yang dipakai dalam sesi ini tetap diperlakukan seolah rahasia sungguhan sebagai bagian dari latihan sikap.
๐ผ
Nyambung ke jobdesk & jenjang karier SPV
Real talk: sesi ini bukan cuma ujian, ini gerbang menuju jenjang karier nyata.
Ini uji nyata dari kompetensi jobdesk Coordinator (HK-CRD-01) yang sudah kamu pelajari W05โW07: membagi rute kerja tim, meninjau & menyetujui WO/delegasi tugas, dan mendukung penilaian kinerja & IDP tim.
Kelulusan W08 (bersama W01โW07 & W09โW12) adalah bagian dari syarat naik dari Coordinator ke Executive Housekeeper: kompetensi LDR inti Level 3 semua + KPI โฅ85 selama 12 bulan berturut-turut + rekomendasi Executive Housekeeper. Roleplay ini bukti pertama kompetensi LDR-mu terlihat nyata, bukan cuma teori di kuis.
Kesalahan yang jadi gerbang di rubrik ini (fairness roster & kerahasiaan data) adalah gerbang yang sama di dunia kerja sungguhan โ kalau di roleplay saja sudah pilih kasih atau bocor data, itu sinyal jelas bagi assessor sebelum kamu memegang tim sungguhan.
โญ INGAT SATU INI AJARoster adil, delegasi yang membekali, dan appraisal berbasis bukti โ semuanya runtuh kalau kerahasiaan dan keadilan tidak dijaga. Itu sebabnya keduanya jadi gerbang, bukan sekadar poin biasa.
SESI FISIK ๐คScan QR kehadiran di lokasiDinilai langsung oleh assessor โ +150 XP
LDR-L1-W08 ยท Hotel University Sanggraloka ยท v2.1 Disusun lensa 3 pakar: Human Capital Manager & mantan HOD operasional (15+ th) ร dosen manajemen SDM hospitality ร review SPV/Coordinator baru Gen Z Sanggraloka