MINGGU 02 Β· MINI LESSON

Suaramu di Telepon, Suaramu di Email

⏱️ 15 mnt🎯 SLS-06⭐ Level 1
🎯 Misi kamu: LO1 menjalankan script inquiry & follow-up telepon; LO2 menulis email profesional sesuai brand voice Sanggraloka dengan waktu respon yang benar; LO3 mengonversi inquiry jadi booking tanpa over-promise.
⏱️

Kenapa kecepatan & nada bicaramu dihitung

Response time inquiry (telepon/email/WA) adalah salah satu indikator scorecard S&M β€” bobot 15% di level departemen, dan naik jadi bobot 25% khusus di KPI Reservation & E-commerce Officer, karena posisi ini yang paling sering memegang gagang telepon dan kotak masuk inquiry. Tapi ingat: app juga menandai bulan di mana respon cepat tapi konversi ke booking anjlok β€” kecepatan tanpa kualitas dianggap tanda respon yang asal-asalan, bukan prestasi.

πŸ“ž

LO1 β€” Script inquiry & follow-up telepon

Telepon berdering maksimal 3 kali sebelum diangkat. Salam pembuka wajib menyebut nama resort dan namamu:

"Selamat siang, terima kasih telah menghubungi Sanggraloka Ubud, dengan [nama] di sini, ada yang bisa saya bantu?"

Untuk inquiry ketersediaan kamar, ikuti urutan: tanyakan tanggal & jumlah tamu β†’ cek PMS real-time β†’ sebutkan 2 opsi tipe kamar relevan β†’ sebutkan rate & inklusi apa adanya β†’ tanyakan kontak untuk follow-up.

Jika tamu tidak jadi memutuskan saat itu, jadwalkan follow-up dalam 24 jam β€” jangan lebih, momentum inquiry cepat hilang. Catat semua di CRM (lanjut di Modul 3).

πŸŽ₯ Slot video resort: contoh roleplay telepon inquiry (direkam trainer Sales) β€” perhatikan nada suara & kecepatan bicara.
βœ‰οΈ

LO2 β€” Email profesional, brand voice Sanggraloka

Brand voice kita: hangat, personal, tidak kaku, tetap presisi angka. Bukan template korporat dingin, tapi juga bukan bahasa terlalu santai.

"Dear Mr. Dubois, terima kasih telah mempertimbangkan Sanggraloka Ubud untuk liburan Anda. Berikut kami lampirkan detail Riverside Suite untuk 12–15 Agustus (3 malam), termasuk sarapan farm-to-table setiap pagi..."
🎯

LO3 β€” Konversi tanpa over-promise

πŸ•΅οΈ

Trik praktisi: 3 hal yang jarang diajarkan ke sales baru

⚠️

3 kesalahan umum & akibatnya

🌏

Skenario Sanggraloka: email dari Mr. Dubois

Mr. Dubois, tamu asal Perancis, mengirim email jam 10 pagi menanyakan Riverside Suite sekaligus apakah resort bisa memfasilitasi sesi foto pre-wedding kecil di area sekitar Anandam Wedding Chapel selama menginap. Kamu balas dalam waktu kurang dari 2 jam (bukan menunggu sampai sore): sapaan formal "Dear Mr. Dubois", detail Riverside Suite + rate & inklusi tertulis, informasi bahwa Pre-Wedding Spot adalah salah satu dari 21 curated experience Sanggraloka yang bisa dijadwalkan terpisah dari sesi foto formal di chapel, dan ditutup dengan CTA jelas: konfirmasi tanggal atau jadwalkan telepon lanjutan. Tiga hari kemudian tanpa balasan, kamu follow-up dengan menawarkan early check-in resmi (bukan janji kosong) jika tersedia saat itu.

πŸ’Ό

Nyambung ke jobdesk & KPI kamu

Real talk: tamu nggak tahu berapa lama kamu mikir sebelum membalas β€” yang mereka rasakan cuma "cepat" atau "lama". Tapi sistem mencatat detik demi detik, dan itu yang dihitung di skormu.

⚠️ Gerbang akurasi: Email dan telepon adalah bukti tertulis/rekaman brand β€” begitu kamu misrepresent rate atau inklusi, itu jadi bukti komplain tamu dan mencoreng reputasi Sanggraloka.
⭐ INGAT SATU INI AJACepat & hangat itu bagus, tapi jangan pernah janji sesuatu yang belum pasti β€” apa yang kamu tulis/ucapkan adalah janji tertulis brand.
SIAP DIUJI? πŸ˜Žβ–Ά Mulai Quiz β€” 10 soal Β· Β±7 menit+100 XP kalau lulus (passing 80)

SLS-L1-W02 Β· Hotel University Sanggraloka Β· v2.1
Disusun lensa 3 pakar: Sales Manager Γ— dosen hospitality Γ— review sales/reservasi Gen Z